Mengulang Tahun Sebuah Organisasi

Ada yang terasa berbeda di perayaan ulang tahun Red Ant yang ke-31 hari ini, Sabtu, 19 September 2015. Sulit menggambarkannya, karena semua yang terjadi, kurasakan saling berhubungan dan berkelanjutan.

Angin pun membawa saya kembali ke organisasi ini setelah lima tahun sejak lulus dari sekolah sibuk dengan urusan tak tentu. Kembali, bukan juga berarti bahwa kondisi sudah stabil dengan urusan-urusan yang tak tentu itu, justru makin berantakan, mugkin. Itulah sebab di awal tadi kukatakan angin yang membawaku kembali. Ada dorongan, lebih tepatnya, ada sebuah keyakinan dengan organisasi ini yang mebuat saya tak acuh pada segala urusan-urusan itu selain I must come back. Tentunya bukan hanya aku saja yang punya keinginan untuk menjadikan seperti apa seharusnya organisasi ini. Ada ratusan kepala anggota yang juga memiliki keinginan yang sama terhadap organisasi berdasarkan persepsinya masing-masing. Menyatukan visi diantara anggota tersebut adalah satu solusi sebagi tindakan preventif.

Mengapa? Karena sejak dulu belum ada status dan batasan yang jelas mengenai  anggota non-aktif. Belum adanya struktur pada entitas yang menyatakan dirinya dewan penasihat merupakan hambatan nyata, bagaimana jalur komunikasi di antara yang aktif dengan yang non-aktif. Jadi, Aku harus perlu betul-betul dispilin saat ini bagaimana  aku harus menjalankan peran. Sebagai anggota semur hidup yang didakwa non-aktif namun masih punya semangat untuk membangun organisasi, di saat yang sama masa kami sudah habis – katanya.  Salah-salah hanya akan jadi polemik. Syukur kalau anggota aktif tidak terpengaruh, tapi kebanyakan menunjukkan begitu.

Apa yang membawaku tak lebih dari ketertarikan pada yang Mangai lakukan selama ini. Bagiku ia satu-satunya anggota non-aktif yang punya visi jelas untuk arah organisasi Red Ant. Kendati begitu, ia bijak dengan memberikan pilihan yang luas pada anggota aktif untuk “jangan kaku” dan sadarlah di mana kamu berada, pelajaran survival huruf pertama. Sejak kami masih menjadi anggota aktif, ia tak pernah malas mengingatkan kami untuk menulis apa yang sudah kami kerjakan. Kumpulkan segala dokumentasi. Itu sangat berguna dan penting dalam menjalankan roda organisasi.  Sampai hari ini aku menulis tulisan ini. Usahanya tak pernah berubah. Namun sialnya Red Ant belum juga menunjukkan perubahan, masih buruk dalam hal dokumentasi.

Yang kumaksud hari ini terasa berbeda itu, jika mangai dahulu terus menerus mengingatkan untuk mendokumentasikan seluruh kegiatan dalam tulisan, foto, dan video, maka yang kusajikan hari ini adalah sebuah media informasi online organisasi yang akan mengumpulkan sekaligus mempublikasikan seluruh dokumentasi tersebut dalam satu kanal resmi. Di akhir, jelas sekali harapannya apa yang selalu diusahakan Mangai, mendokumentasikan seluruh kegiatan dengan baik ini bisa menjadi kebiasaan di dalam berorganisasi seperti layaknya bernapas.

Mungkin analoginya seperti ini, aku selalu malas untuk belajar matematika di sekolah, bukan karena aku tidak bisa, hanya saja malas untuk melakukan apa yang aku tak tau kegunaannya dalam lingkungan. Beda cerita saat aku kuliah arsitektur, aku belajar matematika, karena itu dipergunakan dalam menghitung kekuatan bangunan. Maka aku pun dengan senang hati mempelajarinya. Begitu pula yang terjadi pada anggota aktif ini, seorang petualang, yang selalu bergerak ke sana ke mari, di minta untuk belajar menuliskan kegiatannya di lapangan. Saat mereka tahu ujungnya akan berakhir pada sebuah folder di lemari sekretariat atau album-album foto pribadi, berdebu, dan tak tersentuh. Mereka pun menjadi malas untuk melakukannya.

Jangan kaku! Sadarlah di mana kamu berada. Ini abad 21, tulisanmu, foto-fotomu dan segala usaha pendokumentasian takkan berakhir naas seperti itu lagi. Media informasi online ini dibuat untuk menjawab permasalahan itu sebenarnya. Semua bentuk dokumentasi itu kini dapat diapresiasi kapan saja oleh anggota dan bahkan masyarakat luas.

Setelah selesai aku menyampaikan dan mempromosikan website baru organisasi Red Ant, keadaan selanjutnya seperti mengikuti dan terus berlanjut. Mangai, berdiri di depan, membicarakan segala hal tentang tulis menulis. Yang paling menarik tentang latar belakang dirinya sebagai editor di sebuah penerbit tertua negeri ini. Ia menyebutnya pabrik buku. Lalu dilanjut dengan pemutaran film pendek, sebuah bentuk dokumentasi yang lebih interaktif ketimbang tulisan dan gambar. Ditanggapi asik oleh Agung Pambudhy, seorang anggota Red Ant yang kini berkutat sebagai pakar media. Menjelaskan seluk beluk fotografi sekaligus bentuk artikel dan sedikit video yang menarik untuk bisa tampil dalam sebuah media multiplatform. Di akhiri oleh Adun, sahabat baik, yang memberikan semangat dan rasa damai kepada anggota aktif.

Jadi tak ada alasan mengapa aku harus tak senang melihat semangat ini. Terakhir yang ingin saya katakan adalah; jangan pernah puas mendengar kisah Cantigi yang pernah membuat Red Ant menjadi selebriti 90-an di sekola; kisah bang Guntur yang pendas sampai 5 kali hingga menjadi anggota yang paling berpengaruh di organisasi; kisah Arung Arus dengan keberaniannya hingga membuat pihak sekolah segan pada organisasi ini; kisah bang Salam yang dilirik oleh FPTI karena kemampuan panjatnya atau kisah Lembayung Senja yang berlatih setiap hari hingga pulang malam hanya untuk meraih gelar juara panjat demi mengubah citra organisasi di mata sekolah.  Setiap masa punya pahlawannya masing-masing. Setiap orang bisa menjadi pahlawan untuk masanya. Jangan berhenti sampai di situ, ini masanya kalian anggota aktif, kalianlah pahlawannya. Jika dengan merapihkan dokumentasi ini akan membuat sejarah bagi kalian dan organisasi, kalianlah pahlawannya.

Selamat ulang tahun yang ke-31 untuk Red Ant. Semoga selalu menjadi organisasi yang aktif, inovatif dan kreatif serta tak bosan melahirkan orang-orang hebat di negeri ini. Ini kado ulang tahunmu. Salam rimba, salam lestari, lestari selalu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s