Nyala Suara

Dilema Keaslian Perangkat Lunak di Kalangan Mahasiswa Arsitektur

Ah ini sebenarnya bahasan lama soal pakai perangkat lunak yang gratis atau perangkat lunak berbayar. Cuma solusi dari bahasan ini seringnya berujung pada sikap yang tidak profesional dan melanggar nilai kejujuran yang dijunjung mahasiswa. Saya pikir sedikit banyak berpengaruh pada gerakan mahasiswa kita hari ini yang―kamu bisa lanjutkan sendiri. Tidak perlu malu mengakui bahwa pada [...]

Advertisements

Jadi Blogger Profesional Itu (Ternyata) Gak Gampang!

Telat nyadar gak sih? Kayaknya engga deh, coba bantu saya itung-itung sebentar. Saya pertama kali diajarin (iya diajarin) ke warnet itu pas kelas 3 SMP (2006). Lalu mulai kenal blogging pas kelas 1 SMA (2007), makanya saya gak main friendster sebab masih sibuk ngeraba2 apa itu blogging. Pusing dengan blog saya sempet main game online [...]

Dalam Elegi: Surat Untuk Ryan Ardi Maulana

"Ryan udah ga ada. Maafin Ryan. Kirim doa buat rian." Bunyi sebuah teks dari akun WA-mu. Kakiku lemas, sudah mengira ini bakal terjadi juga namun seisi rongga dadaku seolah ingin berontak keluar. Mulutku yang sejak dari rumah tadi terus mengajak Verry bicara sambil ia menyetir motornya kini terdiam. Verry juga tak bedanya. Ia tak merespons [...]

Chairil dan Orang-Orang yang Patah Hati

Patah hate mah biasa. Nyeri hate mun teu boga duit. Teu biasa!!

ekopangkapi

Lama tidak menulis, saya kangen untuk kembali mengisi blog sekaligus note Facebook. Saya ingin menulis tentang patah hati. Inspirasi ini hadir setelah membaca salah satu puisi terbaik dari Chairil Anwar yang akan dibahas dalam tulisan ini. Selain itu juga inspirasi hadir setelah mendengar cerita beberapa kawan yang gagal saat membangun hubungan cintanya.

Beberapa bulan kemarin, Harian Kompas menurunkan artikel tentang Cinta, Seks dan Otak. Disana dijelaskan tentang cinta, seks dan hubungannya dengan syaraf-syaraf di otak. Diterangkan bahwa otak memiliki fungsi sentral sebagai pusat kendali perasaan cinta dan juga nafsu seks. Ternyata perasaan cinta memiliki stimulan di otak yang dekat dengan pusat kegilaan ringan pada manusia. Artinya, memang terdapat perbedaan tipis antara perasaan bahagia pada orang yang jatuh cinta dengan perasaan bahagia pada orang yang kehilangan kesadaran ringan. Mirip perasaan fly pada orang yang berada dibawah pengaruh zat adiktif.

Jadi jangan heran ketika bertemu dengan orang yang sedang jatuh cinta, ia…

View original post 589 more words

Kommer

Duapuluh tahun, Nyai. Kita berdua sama-sama mendalami--duapuluh tahun bukanlah waktu yang terlalu lama. Dalam duapuluh tahun orang bisa tak lebih cerdik. Ada banyak yang semakin tidak tahu belajar dari pengalaman. Memang keras kata-kataku ini, kata-kata yang kutujukan pada Tuan Minke, juga pada diriku sendiri. Itu lebih baik daripada hanya puji-pujian seperti yang dihamburkan Marteen Nijman. [...]