Tentang Ibu Bumi dan Perjuangan Petani Kendeng

Dalam bahasa Arab, kata “bumi” (أَرْضٌ), digolongkan ke dalam kata berjenis kelamin perempuan (مُؤَنَّثْ). Tidak jauh beda dengan orang Indonesia yang sejak dulu mengenal istilah semacam Ibu Pertiwi, sebagai personifikasi tanah air Indonesia. Pertiwi (Sanskerta: pṛthvī) diserap dari Hindu, adalah Dewi atau Ibu Bumi. Masuk ke Indonesia sejak periode Hindu-Buddha menjadi Dewi Pertiwi atau Dewi … More Tentang Ibu Bumi dan Perjuangan Petani Kendeng

Kommer

Duapuluh tahun, Nyai. Kita berdua sama-sama mendalami–duapuluh tahun bukanlah waktu yang terlalu lama. Dalam duapuluh tahun orang bisa tak lebih cerdik. Ada banyak yang semakin tidak tahu belajar dari pengalaman. Memang keras kata-kataku ini, kata-kata yang kutujukan pada Tuan Minke, juga pada diriku sendiri. Itu lebih baik daripada hanya puji-pujian seperti yang dihamburkan Marteen Nijman. … More Kommer

Tigapagi, Anti Sosial dan Makna-Makna yang Mendangkal

Menjelang pukul 03.00 saat mulai menulis ini. Kuputar sebuah lagu dari album Roekmana’s Repertoire-nya Tigapagi. Jauh lebih syahdu mendengar Banda Neira sebetulnya daripada lagu yang sedang akan kuputar ini. Walaupun selalu kesulitan memahami musik Tigapagi, namun “cerita” di baliknya berhasil membuat saya terpesona pada tembang pertama. Tigapagi adalah akhir dari malam sekaligus awal dari pagi—hari yang baru—kondisi … More Tigapagi, Anti Sosial dan Makna-Makna yang Mendangkal

Idealisme-Idealisme Yang Terbeli

Jika pohon terakhir telah ditebang; Jika air sungai terakhir telah tercemar; Jika ikan terakhir telah ditangkap; Maka manusia akan sadar, bahwa manusia tidak dapat memakan uang. — Pepatah Indian Kuno Belakangan ini kita terus dibombardir oleh banyak berita kerusakan, satu di antaranya adalah asap dari pembakaran hutan yang disinyalir milik korporasi-korporasi kapital. Asap pembakaran yang … More Idealisme-Idealisme Yang Terbeli

The Founding Fathers

Semasa kecil, ketika orang-orang disekitar menyanjung tinggi Ir. Soekarno. Entah mengapa aku tak demikian. Mereka bilang Soekarno itu karismatik, berani, pejuang, pembela rakyat, penyambung lidah rakyat. Tapi entah mengapa hatiku saat itu sama sekali tak tergugah mendengarnya. Aku hanya merasa ada yang kurang dari sosok Soekarno entah apa itu. Ketika proklamasi diperdengarkan pada perayaan hari … More The Founding Fathers

Mengulang Tahun Sebuah Organisasi

Ada yang terasa berbeda di perayaan ulang tahun Red Ant yang ke-31 hari ini, Sabtu, 19 September 2015. Sulit menggambarkannya, karena semua yang terjadi, kurasakan saling berhubungan dan berkelanjutan. Angin pun membawa saya kembali ke organisasi ini setelah lima tahun sejak lulus dari sekolah sibuk dengan urusan tak tentu. Kembali, bukan juga berarti bahwa kondisi … More Mengulang Tahun Sebuah Organisasi

Cerita Seorang Mantan Buruh – Bagian 1

Sebuah diary jadoel yang didigitalisasi. BAGIAN 1 Masa-Masa Akhir di Sekolah   Juni 2010 Sudah beberapa bulan lamanya sejak aku melepaskan jabatan ketua pengurus sispala. Rasanya lega. Namun ada campuran gelisah, karena menyadari kami hanya mampu menyambung nafas organisasi ke penerus berikutnya. Dua prestasi dari ajang lomba panjat. Ah! itu sama sekali tak dihiraukan pihak sekolah. … More Cerita Seorang Mantan Buruh – Bagian 1

Kuda Untuk Kerajaan

Ilustrasi: anneahira.com Pernah dengar kisah drama yang ditulis oleh Shakespeare? Dalam ceritanya di mana Raja Richard suatu ketika putus asa karena tak kunjung mendapatkan kuda yang tepat untuk berperang. Begitu putus asanya sang Raja sampai terucap sebuah kalimat yang amat terkenal: “horse, horse, my kingdom for a horse!” (Kuda, kuda, kerajaanku ditukar dengan kuda)