Suka Duka Orang Kaku Yang Jadi Pendaki Terbang

Tanpa saya sadari, saya telah menjadi pendaki kelas terbang, tanpa kelompok tetap, factionless. Seperti apa suka dukanya? … More Suka Duka Orang Kaku Yang Jadi Pendaki Terbang

Advertisements

Dalam Elegi: Surat Untuk Ryan Ardi Maulana

“Ryan udah ga ada. Maafin Ryan. Kirim doa buat rian.” Bunyi sebuah teks dari akun WA-mu. Kakiku lemas, sudah mengira ini bakal terjadi juga namun seisi rongga dadaku seolah ingin berontak keluar. Mulutku yang sejak dari rumah tadi terus mengajak Verry bicara sambil ia menyetir motornya kini terdiam. Verry juga tak bedanya. Ia tak merespons … More Dalam Elegi: Surat Untuk Ryan Ardi Maulana

Kommer

Duapuluh tahun, Nyai. Kita berdua sama-sama mendalami–duapuluh tahun bukanlah waktu yang terlalu lama. Dalam duapuluh tahun orang bisa tak lebih cerdik. Ada banyak yang semakin tidak tahu belajar dari pengalaman. Memang keras kata-kataku ini, kata-kata yang kutujukan pada Tuan Minke, juga pada diriku sendiri. Itu lebih baik daripada hanya puji-pujian seperti yang dihamburkan Marteen Nijman. … More Kommer

Tigapagi, Anti Sosial dan Makna-Makna yang Mendangkal

Kuputar sebuah lagu dari album Roekmana’s Repertoire-nya Tigapagi. Jauh lebih syahdu mendengar Banda Neira sebetulnya daripada lagu yang sedang akan kuputar ini. Jujur saya masih sering kesulitan memahami musik Tigapagi, namun “cerita” di baliknya berhasil membuat saya terpesona pada tembang pertama. … More Tigapagi, Anti Sosial dan Makna-Makna yang Mendangkal

Idealisme-Idealisme Yang Terbeli

Jika pohon terakhir telah ditebang; Jika air sungai terakhir telah tercemar; Jika ikan terakhir telah ditangkap; Maka manusia akan sadar, bahwa manusia tidak dapat memakan uang. — Pepatah Indian Kuno Belakangan ini kita terus dibombardir oleh banyak berita kerusakan, satu di antaranya adalah asap dari pembakaran hutan yang disinyalir milik korporasi-korporasi kapital. Asap pembakaran yang … More Idealisme-Idealisme Yang Terbeli

The Founding Fathers

Semasa kecil, ketika orang-orang disekitar menyanjung tinggi Ir. Soekarno. Entah mengapa aku tak demikian. Mereka bilang Soekarno itu karismatik, berani, pejuang, pembela rakyat, penyambung lidah rakyat. Tapi entah mengapa hatiku saat itu sama sekali tak tergugah mendengarnya. Aku hanya merasa ada yang kurang dari sosok Soekarno entah apa itu. Ketika proklamasi diperdengarkan pada perayaan hari … More The Founding Fathers